Kelompok Kerja Wanita Pengusaha dan Profesional Alliance for Integrity Bergabung dengan Komite Advokasi Daerah Jawa Barat

07.08.2018

Bandung, Indonesia

Dalam rangka mempromosikan antikorupsi dan mengembangkan kapasitas wirausaha perempuan dan professional di Jawa Barat, Alliance for Integrity bekerjasama dengan Program Bantuan GIZ dalam Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi (GIZ-APPC), pada tanggal 7 Agustus memfasilitasi pertemuan Kelompok Kerja Perempuan Pengusaha dan Profesional Alliance for Integrity di Bandung. Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Jawa Barat, Bapak Agung Suryamal.

Koordinator Asia Alliance for Integrity, Florian Lair, dan Penasihat APCC, Roto Priyono, menyambut para peserta. Setelah sambutan, Bapak Agung Suryamal, membuka sesi dalam pembukaannya, Bapak Agung mengakui peran penting usaha kecil menengah di daerah Jawa Barat, selain itu, Beliau juga menyoroti pentingnya kolaborasi sektor swasta dan publik dalam memberantas korupsi. Beliau juga menggunakan kesempatan ini untuk berbagi informasi mengenai Komisi Advokasi Daerah (KAD) di Jawa Barat.

Lebih lanjut, dijelaskan bahwa KAD diprakarsai oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di bawah Divisi Sektor Swasta sebagai kelompok kerja yang terdiri dari sektor publik dan swasta, regulator, masyarakat sipil, dan akademisi yang bertujuan untuk menyusun rekomendasi untuk peningkatan kemudahan menjalankan bisnis di Indonesia.

Setelah penjelasan tentang pentingnya kelompok kerja KAD, para peserta setuju bahwa pengusaha kecil menengah, terutama perempuan pengusaha dan profesional, harus terlibat dalam kelompok kerja tersebut. Para anggota kelompok setuju untuk bergabung dengan kelompok kerja dengan harapan dapat memberikan kontribusi kepada KAD dalam bentuk memberikan sudut padangan perempuan terkait isu-isu dalam melakukan bisnis yang berkaitan dengan anti-korupsi. Setelah itu, dipimpin oleh Sutan Maizon Rusdi, perwakilan KAD di Jawa Barat, para peserta terlibat dalam diskusi yang bermanfaat dalam memecahkan tantangan yang mereka hadapi dalam menjalankan operasi bisnis sehari-hari mereka

Setelah istirahat, anggota kelompok kerja dari Argentina dan Indonesia memperkenalkan diri satu sama lain. Kedua anggota kelompok kerja berbagi harapan mereka tentang pertemuan tersebut. Selanjutnya, mereka juga berbagi pengalaman terkait dengan hambatan yang mereka hadapi dalam menjalankan bisnis yang bersih. Sebagai rencana tindak lanjut, kedua kelompok kerja sepakat untuk melakukan pertemuan selanjutnya pada bulan September, dengan agenda adalah berbagi informasi mengenai perkembangan kegiatan Wanita 20 di Argentina dan diskusi tentang kasus-kasus nyata yang berhubungan dengan integritas bisnis.

Dalam pertemuan tersebut turut bergabung secara daring Ketua Badan Penasihat Alliance for Integrity, Miranda Andamsari, dan Deladwita Suyoso, Manajer Program di Indonesia Global Compact Network.

 
Situs ini menggunakan cookies. Anda dapat membaca lebih jauh mengenai hak-hak Anda dan bagaimana mencegah cookies didalam kebijakan perlindungan data.Schließen