Struktur Tata Kelola

Alliance for Integrity memiliki struktur tata kelola yang terdiri dari Tim Pengarah (Steering Committee) di tingkat global – yang bekerja secara erat dengan Sekretariat yang berada di Berlin – serta Kelompok Penasihat (Advisory Group) yang ada di tingkat lokal – yang bekerja sama dengan kantor wilayah di titik penghubung di kawasan terkait.

Di tingkat global

Tim Pengarah (Steering Committee)

Sebagai unsur inti dalam struktur tata kelola, Tim Pengarah (Steering Committee) memimpin jalannya proses pengambilan keputusan dengan tujuan memajukan praktik usaha yang bersih dan bertanggung jawab di tingkat global.

Tim Pengarah terdiri dari perwakilan sektor swasta, sektor publk/pemerintah, masyarakat sipil, dan lembaga internasional. Susunan tim pengarah ini bisa berganti-ganti karena keanggotaannya berubah berdasarkan rotasi tiap tahun. Tim ini bertemu dua kali dalam setahun, dan pertemuan tambahan dapat dilakukan berdasarkan permintaan.

Tim Pengarah saat ini memiliki 14 anggota:

Sektor swasta: 4 anggota

Diwakili oleh

  • MAN SE
  • Merck Group
  • Metro AG
  • SAP SE

Asosiasi Usaha: 2 anggota

Diwakili oleh

  • Federation of German Industries (BDI)
  • Association of German Chambers of Industry and Commerce (DIHK)

Perwakilan pemerintah: 1 anggota

Diwakili oleh

  • German Federal Ministry for Economic Cooperation and Development (BMZ)

Masyarakat Sipil: 2 anggota

Diwakili oleh

  • Global Compact Network Jerman
  • Transparency International Jerman

Lembaga internasional: 1 anggota

Diwakili oleh

  • United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC)

Perwakilan Kelompok Penasihat (Advisory Group): 4 anggota

Diwakili oleh

  • Siemens Brazil (Kelompok Penasihat Brasil)
  • Public Procurement Authority (Kelompok Penasihat Ghana)
  • Seegos (Kelompok Penasihat India)
  • PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Kelompok Penasihat Indonesia)

Fungsi Tim Pengarah (Steering Committee) ialah sebagai berikut:

  • Memberikan kepemimpinan dan arahan pemikiran dalam menjalankan kegiatan Alliance for Integrity.
  • Melakukan pengawasan atas kebijakan dan program Alliance for Integrity, termasuk memberi persetujuan bagi program kerja tahunan Alliance for Integrity.
  • Memutuskan negara yang menjadi sasaran utama Alliance for Integrity.
  • Memberikan persetujuan atas penerimaan pendukung baru Alliance for Integrity.

Di tingkat regional

Kelompok Penasihat (Advisory Group)

Di tiap negara, Alliance for Integrity bergerak aktif melalui Kelompok Penasihat yang dibentuk di tingkat lokal dan terdiri dari berbagai pemangku kepentingan. Kelompok Penasihat memiliki tugas konsultatif di suatu negara.

Kelompok Penasihat merupakan dewan pendugaan, yang akan menelaah kemungkinan keberhasilan ide-ide yang dimunculkan bagi jaringan di masing-masing wilayah. Peran utamanya ialah memberikan arahan dan panduan bagi prakarsa yang dijalankan. Kelompok ini terdiri dari para pendukung, pemimpin-pemikir, praktisi, dan pakar yang memberikan arahan bagi Alliance for Integrity untuk mencapai tujuan yang diinginkan yaitu mendorong terwujudnya usaha yang bersih dan bertanggung jawab di tiap wilayah. Kelompok Penasihat bertemu beberapa kali dalam setahun.

Fungsi Kelompok Penasihat ialah sebagai berikut:

  • Membantu penyusunan cetak biru secara luas untuk pelaksanaan mandat
  • Memfasilitasi saling berbagi ilmu dan dukungan bagi jaringan untuk membentuk dan membina kemitraan dan kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan
  • Memberikan panduan bagi proyek dalam memfasilitasi terbentuknya sistem, mekanisme pelaksanaan, dan instrumen yang dapat membantu membina serta mengarusutamakan budaya usaha yang beretika.

Perincian lebih lanjut tentang masing-masing Kelompok Penasihat di tingkat lokal dapat dilihat di laman profil negara terkait.