Nilai- nlai Kehirmatan Pengusaha Global

26.10.2017

Hamburg, Germany

Pada tanggal 26 Oktober 2017, selama acara "Honorable Businessmen Global" - yang diselenggarakan oleh Transparency International Jerman, Kamar Dagang Hamburg, dan Alliance for Integrity – terdapat pertanyaan utama mengenai bagaimana nilai-nilai kehormatan pengusaha dapat disesuaikan dengan persyaratan. tanggung jawab sosial perusahaan dan dialog kebijakan internasional. Sejak 1517, istilah "pedagang terhormat" telah berdiri untuk melakukan bisnis yang bertanggung jawab dalam sistem ekonomi. Bahkan sekarang, 500 tahun kemudian, nilai dan kebajikan terkait tidak kehilangan signifikansinya. Saat ini, istilah ini saling terkait dengan tanggung jawab sosial perusahaan pada umumnya.

Christian Graf, Kepala Divisi Hukum di Kamar Dagang Hamburg, memulai acara tersebut dengan sambutan singkat. Dua pidato utama utama bertindak sebagai pengantar diskusi panel. Pidato pertama oleh Dr. Ekhard Haack, seorang penulis dan ilmuwan sastra, membahas mengenai penggambaran pengusaha dalam literatur dengan beberapa contoh bersejarah. Piadato kedua oleh Prof. Dr. Sarah Jastram, Ketua Etika dan Keberlanjutan Bisnis Internasional di Hamburg School of Business Administration, meliput tantangan pengusaha terhormat dalam ekonomi global dari perspektif bisnis.


Diskusi panel berikutnya dibawakan oleh Markus Henn, Penasehat untuk pasar keuangan di Ekonomi Dunia, Ekologi dan Pembangunan (WEED), Gunter Mengers, Versammlung Eines Ehrbaren Kaufmanns zu Hamburg (VEEK), Javier Merino, Manajer Konten di Women20 Argentina , Henning Michaelsen, Kepala Pejabat Kepatuhan di Aurubis AG, dan Prof. Dr. Edda Müller, Ketua Transparency International Jerman. Mike Falke, Kepala Bagian Pemerintahan dan Hak Asasi Manusia di Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH, bertindak sebagai moderator dalam panel tersebut. Dalam sebuah diskusi yang meriah, para peserta memeriksa karakteristik seorang pengusaha terhormat dan tantangan yang terkait untuk menerapkan tindakan nyata untuk lingkungan bisnis yang etis. Dalam konteks ini, pokok pembicaraan adalah kontribusi Presidensi Jerman G20 dan pandangan tentang apa yang masih harus dilakukan.

Di akhir diskusi, peserta diundang untuk berkontribusi dengan pertanyaan dan komentar mengenai topik tersebut. Malam itu diakhiri dengan ramah tamah.


 
Situs ini menggunakan cookies. Anda dapat membaca lebih jauh mengenai hak-hak Anda dan bagaimana mencegah cookies didalam kebijakan perlindungan data. Schließen