“Kepatuhan sebagai Penanda Kualitas: Keuntungan bagi Pelaku Usaha”- Sesi di Konferensi AHK Sedunia

10.05.2016

Berlin, Germany

Apakah standar kepatuhan yang tinggi dapat menjadi keunggulan daya saing dalam menjalankan suatu usaha? Ini yang menjadi pertanyaan utama pada acara Alliance for Integrity di AHK World Conference tanggal 10 Mei 2016 di Berlin. AHK World Conference merupakan ajang pertemuan tahunan di tingkat global yang diikuti oleh kamar dagang Jerman yang ada di luar negeri untuk membahas tren masa kini dalam dunia bisnis dan perdagangan.

Pertama-tama, Mark Pieth, Ketua Dewan Pengurus Basel Institute on Governance, yang juga adalah ahli terkenal di bidang antikorupsi, memberi masukan terkait topik yang dibahas, dengan melihat pentingnya kepatuhan tidak hanya sebagai cara melindungi perusahaan dari beban/liabilitas namun juga sebagai argumentasi yang menunjukkan bahwa perusahaan dimaksud adalah perusahaan yang bersih, yang akan mengarah pada tercapainya mutu yang lebih baik. Semangat pendorong yang disampaikan oleh Bapak Pieth tadi dilanjutkan dengan paparan singkat hasil studi TRAC-EM 2016 tentang transparansi dalam pelaporan perusahaan di negara berkembang yang disampaikan oleh Katja Bechtel, Transparency International. Hasil studi tersebut sepenuhnya akan diterbitkan pada tahun ini.


Berbagai pendapat bermunculan dalam satu diskusi panel berikutnya, yaitu yang diikuti oleh Markus Bamberger, Kepala Pejabat Kepatuhan, Merck KGaA; Evgeny Kiselev, Manajer Kepatuhan Perusahaan, SAP Moskau; Barbara Konner, Direktur Pengelola, AHK Argentina, Paraguay, dan Uruguay; Markus Lötzsch, Direktur Pengelola, Nuremberg Chamber of Commerce and Industry; dan Manfred Nötzel, Jaksa Penuntut Umum Utama, Munich. Moderator pada diskusi panel ini ialah Noor Naqschbandi, Direktur Alliance for Integrity. Para panelis sepakat bahwa slogan “Made in Germany” (Buatan Jerman) mencirikan produk yang andal dan berstandar integritas tinggi. Isu kepatuhan yang muncul belum lama ini justru menunjukkan betapa pentingnya integritas sebagai suatu fitur yang membedakan perusahaan Jerman yang melakukan kegiatan usahanya di luar Jerman. Selain itu, panelis memperdebatkan perlunya memperhatikan perbedaan budaya dalam melaksanakan manajemen kepatuhan di tingkat global. Peran penting Kamar Dagang Jerman dalam peningkatan kapasitas di bidang kepatuhan juga turut dibahas.

 
Situs ini menggunakan cookies. Anda dapat membaca lebih jauh mengenai hak-hak Anda dan bagaimana mencegah cookies didalam kebijakan perlindungan data.Schließen