Badan Penasihat Alliance for Integrity Indonesia Membuat Visi 2025

21.06.2019

Jakarta, Indonesia

Badan Penasihat Alliance for Integrity di Indonesia berkumpul untuk kedua kalinya ditahun 2019 ini untuk mendiskusikan apa yang ingin dicapai oleh aliansi ini pada tahun 2025 nanti.
Dalam pembukaannya, Bapak Jeffrey Cheung , Ketua Badan Penasihat Indonesia, menekankan pentingnya lokakarya ini dimana hasilnya akan memberikan kontribusi pada Visi 2025 secara global. Ibu Chrysanti Hasibuan Sedyono, Indonesia Business Links, yang ikut serta dalam pembukaan lokakarya mengenai Visi 2025 di Jerman mendorong para peserta untuk membagikan pandangannya. Para anggota berdiskusi mengenai perbedaan unik Alliance for Integrity dibandingkan dengan inisiatif lain dan juga mengidentifikasi tantangan dan tren dalam bisnis berintegritas. Hasil dari diskusi tersebut menjadi panduan dalam mendefinisikan target yang ingin dicapai Alliance for Integrity di. Salah satu tujuan utamanya yaitu:

bahwa Alliance for Integrity harus dikenali sebagai salah satu pemain kunci dalam mempromosikan bisnis berintegritas diantara UKM dalam lima sampai tujuh tahun mendatang.

Selama sesi akhir dari lokakarya tersebut, para anggota setuju untuk memperbaharui Kerangka Kerja Badan Penasihat. Lebih jauh lagi, mereka setuju untuk mendefinisikan kriteria cerita keberhasilan pada pertemuan selanjutnya.

Lokakarya tersebut dihadiri oleh Allianz Life Indonesia, Indonesia Business Links, Indonesia – Hong Kong Business Association, Indonesia Global Compact Network, Transparency International Indonesia, Merck, dan Paramadina University.

Penulis: Faiza Hasan

 
Situs ini menggunakan cookies. Anda dapat membaca lebih jauh mengenai hak-hak Anda dan bagaimana mencegah cookies didalam kebijakan perlindungan data.Schließen