Debat Integritas terkait “Komitmen dari Manajemen Senior: Cara menuju Perusahaan yang Berintegritas” telah diadakan di Rio de Janeiro

02.06.2017

Rio de Janeiro, Brasil

Melanjutkan rangkaian Debat Integritas, pada hari ini Alliance for Integrity, bekerjasama dengan KPMG dan didukung oleh FIRJAN serta Kamar Industri dan Dagang di Rio de Janeiro (AHK-RJ) telah menyelenggarakan lagi sebuah Debat Integritas. Debat ini dilaksanakan di Rio de Janeiro dengan tema: Komitmen dari Manajemen Senior: Cara menuju Perusahaan yang Berintegritas.

Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 100 peserta, yang diberi kesempatan untuk menyaksikan diskusi para profesional. Diskusi tersebut menampilkan Reynaldo Goto, Pejabat Kepatuhan Siemens Brasil, Luiz Rubião, CEO Radix, Fábio Valgas, Superintendent dari Pengawas Regional Perserikatan Negara dari Rio de Janeiro dan Paula Oda, Institut Ethos. Debat ini dimoderasi oleh Luana Pagani, Koordinator – Divisi Pengawas Organ Eksternal dan Manajemen Legal Umum dari FIRJAN.

Debat ini membahas pertanyaan-pertanyaan seputar bagaimana sebuah budaya kepatuhan dapat dibentuk dalam perusahaan dan apakah faktor-faktor yang dapat membantu atau menghalangi evolusi isu tersebut secara internal. Debat ini juga mengangkat bagaimana usaha-usaha kecil dan menengah dapat mengimplementasikan sebuah program kepatuhan yang efektif. Pada akhirnya, para hadirin diberi kesempatan berinteraksi dengan para narasumber melalui sesi tanya jawab.

Rangkaian Debat Integritas mengambil fokus pada tantangan yang tertera di publikasi: “Antara harapan dan realitas – Evolusi sebuah budaya kepatuhan di sejumlah negara terpilih”, dikembangkan oleh KPMG bekerjasama dengan Alliance for Integrity dan Perkumpulan Latin Amerika (LAV).

Debat Integritas berikut dijadwalkan pada 21 Juni di Curitiba dan akan mengangkat tema: Kepatuhan sebagai pendekatan multi-sektor.

©Photos: German Chamber of Industry and Commerce in Rio de Janeiro (AHK – RJ)

 
Situs ini menggunakan cookies. Anda dapat membaca lebih jauh mengenai hak-hak Anda dan bagaimana mencegah cookies didalam kebijakan perlindungan data.Schließen