Kelompok Kerja Pengusaha Wanita dan Profesional di Bandung Belajar Membuat Rekomendasi

21.02.2019

Bandung, Indonesia

Kelompok Kerja Wanita Pelaku Usaha dan Profesional bertemu lagi di Bandung, Jawa Barat. Acara ini diawali dengan presentasi dan uji coba dari TheIntegrityApp. Para hadirin mendapatkan informasi mengenai TheIntegrityApp sebagai solusi digital untuk menilai sistem kepatuhan internal mereka.

Setelah sesi TheIntegrityApp, Sita Aripurnami, perwakilan ke W20 Argentina dari Women Research Institute Indonesia, berbagi pengalamannya mengenai Kelompok Kerja W20. Beliau mempresentasikan proses keterlibatan Indonesia dalam pertemuan W20 di Argentina kepada para anggota. Lebih lanjut, beliau menjelaskan kepada para anggota bagaimana kelompok tersebut merumuskan rekomendasi yang kemudian diserahkan kepada Presiden Argentina Macri pada pertemuan G20. Ibu Sita juga mendorong para wirausaha perempuan untuk mendukung pelaksanaan rekomendasi tersebut. Setelah presentasi Ibu Sita Aripurnami, Roto Priyono, Penasihat Senior di program “Bantuan dalam Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi” GIZ berbagi presentasi singkat mengenai tindakan kolektif dalam bisnis berintegritas. Beliau berbagi pengalaman yang terjadi pada sektor swasta dan publik di Sumatera Utara yang berkolaborasi dalam suatu forum dialog. Forum ini digunakan oleh KPK untuk membentuk komite advokasi daerah. Bapak Roto menyoroti pentingnya kolaborasi semua pemangku kepentingan yang terlibat untuk mengurangi risiko korupsi dan menjaga integritas. Selain presentasi Bapak Roto, Bapak Sutan Maizon Rusdi memberi update kepada para anggota tentang Komite Advokasi Regional Jawa Barat dan mendorong para anggota untuk secara aktif terlibat dalam Kelompok Kerja Komite Anti-Korupsi.
Selanjutnya, para hadirin terhubung dengan Koordinator Alliance for Integrity untuk Amerika Latin, Carolina Echevarria. Para hadirin di Indonesia memberikan selamat kepada Caro atas terpilihnya beliau untuk masuk dalam daftar Women Compliance Award. Setelah itu, Caro memberikan presentasi tentang pengalaman kelompok kerja perempuan dan pengalaman mereka terkait undang-undang anti-korupsi di Argentina. Beliau mengajak kelompok kerja di Indonesia untuk juga terlibat dalam proses serupa di lapangan. Setelah diskusi, kedua belah pihak sepakat untuk membahas topik aksi kolektif lebih dalam untuk pertemuan mereka berikutnya.
 
Situs ini menggunakan cookies. Anda dapat membaca lebih jauh mengenai hak-hak Anda dan bagaimana mencegah cookies didalam kebijakan perlindungan data. Schließen