Integritas pada masa krisis

“Kami yakin bahwa tindakan kolektif sangat cocok untuk mengatasi konsekuensi pandemi.”
- Susanne Friedrich, Direktur Alliance for Integrity.

Pada halaman topik ini kami memberikan informasi, kegiatan, contoh praktik terbaik dan pernyataan dari mitra dan pendukung kami tentang pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung dan dampaknya terhadap integritas bisnis.

Halaman topik akan terus diperbarui dengan konten dan materi baru. Kami mengundang Anda untuk bergabung dengan kami untuk mengatasi krisis bersama dan untuk menyebarkan pesan penting bahwa kepatuhan dan integritas sekarang lebih penting daripada sebelumnya.

Pernyataan kami
Pernyataan Mitra & Pendukung kami
Contoh-contoh Praktik Terbaik
Artikel & Publikasi

Kita berada dalam krisis global yang mengguncang fondasi masyarakat. Selain sistem kesehatan, politik dan budaya, ekonomi juga sangat terpukul. Kerentanan rantai pasokan global terlihat jelas. Perusahaan kecil dan menengah terancam keberadaannya jika pesanan dan persediaan tidak diterima. 

Saat ini terdapat beberapa tantangan yang harus dikuasai: Dalam jangka pendek, perusahaan harus memastikan kesehatan dan keselamatan karyawan mereka untuk bekerja dan memenuhi target yang ditetapkan. Otomatisasi operasi sekarang menjadi kenyataan bagi organisasi. Pada saat yang sama, transparansi harus dibuat dalam rantai pasokan untuk mendapatkan gambaran di mana bahan dapat diproduksi dan dibeli. Dalam jangka menengah dan panjang, tujuannya adalah untuk menebus kerugian yang diderita dan juga dengan bantuan program pemerintah untuk membuat ekonomi kuat kembali dan lebih siap menghadapi krisis di masa depan. 

Prinsip-prinsip etika dan integritas harus menjadi kode referensi kami ketika kami menetapkan arah bagi masyarakat masa depan di bawah tekanan besar. Prinsip-prinsip yang memandu peluang dan partisipasi yang sama saat ini lebih penting dari sebelumnya jika kita tidak ingin membuka jalan untuk krisis lebih lanjut, bahkan mungkin lebih jauh.

Di Alliance for Integrity, menyediakan format yang mendukung pertukaran pengalaman dan pembelajaran bersama dalam menghadapi krisis adalah inti dari kontribusi kami dalam masa-masa sulit ini terutama bagi individu yang terlibat dalam kepatuhan dan integritas bisnis. Kami yakin bahwa tindakan kolektif sangat cocok untuk mengatasi konsekuensi pandemi. Dengan berbagi pengetahuan dan pengalaman, kami siap untuk membuat keputusan yang lebih baik dengan lebih cepat. Tindakan kolektif juga membantu memastikan bahwa tindakan oleh pemerintah, bisnis dan masyarakat sipil transparan dan dapat saling melengkapi dengan cara yang bermakna untuk kepentingan semua. 

Karena itu kami mengundang Anda untuk mempromosikan pendekatan ini dan berpartisipasi aktif dalam aktivitas virtual kami yang dapat Anda temukan di situs web kami dan saluran media sosial. 

Afrika
Amerika Latin
Asia
Eropa
Global

Osman Abudulai - GCB

Kepala Staf Kepatuhan, GCB

Osman Abudulai



“Covid-19 telah meningkatkan risiko kepatuhan dan memperluas sumber daya bisnis, pada saat inilah petugas dan ahli kepatuhan harus melakukan praktik uji tuntas yang akan membantu organisasi untuk pulih.”


 

Abraham Agbozo - Newmont

Penasihat Kepatuhan, Newmont

Patrick Kwadzie


“Memastikan konsensus dan tindakan kolektif saat ini sangat diperlukan bahkan lebih dari sebelumnya dalam masa-masa ini untuk memastikan semua pemangku kepentingan dilibatkan dalam mempromosikan integritas dan kepatuhan dalam ekosistem bisnis.”

 

Frank Abdulai Iddrisu - Fidelity Bank

Investigator Kejahatan Keuangan, Fidelity Bank

Frank Abdulai Iddrisu


"Bisnis harus melakukan langkah-langkah manajemen risiko yang proaktif terhadap tanda-tanda risiko dalam rantai pasokan mereka di masa-masa ini, terutama dalam hal risiko pihak ketiga, agar tetap patuh."


 

Patrick Kwadzie - Kenycorb Ltd. Ghana

Managing Partner, Kenycorb Limited dan Anggota Kelompok Kerja Pengembangan Kapasitas Alliance for Integrity di Ghana

Patrick Kwadzie

“Selama era kegiatan ekonomi global yang melambat ini, UKM perlu mematuhi arahan global maupun nasional mengenai bisnis berintegritas dan tindakan kolektif yang mendorong lingkungan bisnis yang bertanggung jawab.”

 

Helen Amerley Opoku-Agyemang - Guinnes Ghana Ltd.

Direktur Kontrol, Kepatuhan, dan Etika di Guinness Ghana Ltd. dan Anggota Kelompok Penasihat Ghana

Helen Amerley Opoku Agyemang


“Dalam masa-masa yang sulit inilah, kita didorong untuk melakukan inventarisasi proses bisnis dengan karyawan dan rantai pasokan kami untuk menghindari godaan kompromi dan korupsi.”

 

Frank Owusu-Ansah - Maersk

Wilayan Afrika Barat Tengah HSSE & Manajer Kelanjutan Bisnis, Maersk

Helen Amerley Opoku Agyemang




"Bisnis dan manusia berisiko selama pandemi Covid-19, namun ancaman dari Coronavirus lebih tinggi bagi pemimpin dan organisasi yang sangat kurang integritas."

 

Carlos Francisco Martin Ávalos - AXA Meksiko

Petugas Kepatuhan dan Anti Korupsi di AXA MeKsiko

Carlos Francisco Martin Ávalos


“Saya percaya bahwa hari ini, di era digital di mana kita hidup dan menghadapi krisis yang mempengaruhi kita semua, kita memiliki kesempatan untuk menambahkan nilai-nilai solidaritas dan integritas kedalam cara kita berbisnis.”

 

Lorenzo Berho - Vesta, Meksiko

Pimpinan Eksekutif VESTA dan Wakil Ketua Kelompok Penasihat Meksiko

Lorenzo Berho



“Dalam kondisi ekstrim krisis yang belum pernah terjadi seperti ini, etika dan integritas menjadi hal yang sangat penting.”


 

André Bugarim - Parsec Engineering, Brazil

Presiden Direktur Parsec Engineering, Brazil

André Bugarim

“Kebijakan kita dalam bisnis berintegritas berkontribusi pada langkah yang diambil untuk mengatasi pandemi. Kamintelah dalam proses membatalkan kegiatan-kegiatan kami, kami mengutamakan kesehatan karyawwan kami dan memastikan komitmen sosial kami dengan bergabung dalam gerakkan #JanganPutusHubunganKerja.

Hal tersebut membantu kami untuk meningkatkan rasa bertanggungjawab melalui pendekatan terbuka, menawarkan informasi dan menghilangkan keraguan tanpa menghubungkan hal ini dengan akhir dari kontrak atau layanan tambahan. Dengan cara ini, kami menunjukkan tujuan nyata dalam mencari jalan terbaik dengan klien secara transparan.

Kita tahu bahwa negosiasi dalam waktu dekat dapat dipengaruhi oleh keprihatinan besar perusahaan dalam bertahan. Kami akan tetap berpegang pada pendekatan kami, percaya bahwa kami akan mendapat manfaat dalam melalui fase sulit ini dengan cara proaktif. Dengan demikian, kami mempertahankan semua tempat kami untuk periode pemulihan ekonomi nanti.”

 

Mariam Asunción Estigarribia Fernández - Central S.A. dan Estifer S.A.

Mariam Asunción Estigarribia Fernández

“Dalam masa-masa sulit inilah integritas suatu organisasi paling diuji. Bagaimana perusahaan bertindak hari ini adalah bagaimana mereka akan diingat oleh anggota mereka dan masyarakat selama sisa keberadaan mereka.”

 

Asela Fuentes - Allianz Meksiko

Internal Kontrol dan Kepatuhan di Allianz Meksiko

Asela Fuentes



“Jangan biarkan krisis membuat Anda mengabaikan nilai-nilai Anda dan ketahuilah bahwa integrity akan selalu menang.”

 

Flavio Fuertes - Global Compact Argentina

Koordinator Eksekutif Global Compact Argentina

Flavio Fuertes

“Integritas akan menjadi penting selama dan setelah pandemi. Pemangku kepentingan akan menghargai organisasi yang mengambil tindakan komprehensif dan tidak memanfaatkan celah dalam UU untuk transaksi palsu, selama pandemi. Begitu masyarakat kembali ke ritme kehidupan "normal", para pemangku kepentingan akan menghargai organisasi-organisasi yang berperilaku paling teladan sesuai dengan keadaan. Mereka akan mendapatkan kredibilitas, akses ke kredit dan akan memiliki karyawan yang lebih termotivasi. Oleh karena itu, jadikanlah integritas seperti kompas yang memungkinkan perusahaan mengendalikan badai ini dan diposisikan secara optimal ketika kondisinya kembali normal."

 

Mariano Gojman - Siemens S.A. Chile

Petugas Kepatuhan di Siemens S.A. Chile

Mariano Gojman



“Ketika tindakan luar biasa diambil dalam keadaan darurat, peran kepatuhan terhadap hukum setempat dan peraturan internal perusahaan bahkan lebih penting. Hal utama yang harus kita pantau sekarang adalah penanganan data kesehatan pribadi karyawan yang benar.”

 

Jenny Marcela Hernández - Telefónica Movistar, Kolombia

Manajer Kepatuhan di Telefónica Movistar, Kolombia

Jenny Marcela Hernández



“Krisis ini merubah dan membantu kita untuk berkembang. Transformasi digital diperlukan untuk menjaga kepatuhan. Kita dihadapkan pada perubahan budaya yang menantang kita untuk terus aktif.”

 

Franca Honty - AHK Uruguay

Penanggung jawab atas Perdagangan Luar Negeri dan Keberlanjutan di AHK Uruguay

Franca Honty


“Integritas, etika, dan transparansi bukanlah topik yang saat ini memudar di latar belakang. Sebaliknya: mereka hadir lebih dari sebelumnya. Dari sudut pandang ini, tanggung jawab pribadi dan etika, baik dalam kaitannya dengan risiko penyebaran penyakit, merawat orang lain, etika saat bekerja dari rumah atau ketika metode kerja berubah dengan sangat cepat. Sekarang ini adalah kesempatan untuk belajar, untuk mengembangkan modalitas lain dan untuk menunjukkan bahwa integritas relevan untuk semua keadaan kita."

 

Denise Iwakura - SAP Brazil Ltd.

Petugas Kepatuhan Lapangan SAP Brazil Ltd.

Denise Iwakura


“Petugas kepatuhan harus memiliki rasa empati yang sangat kuat selama periode krisis ini, selain juga dalam rekonstruksi kegiatan ekonomi. Keseimbangan antara sikap dan kepekaan akan menjadi dasar untuk menjalankan bisnis dengan cara yang etis, integral, dan konstruktif.”

 

Jorge García Maciel - AHK Paraguay

Manajemen Mitra dan Hubungan Masyarakat di AHK Paraguay

Jorge García Maciel


"Dalam masa krisis di mana aktivitas perusahaan menurun secara signifikan, Di AHK Paraguay kami harus menjadi penambah bisnis berintegritas sebagai alat pencegahan yang akan memungkinkan perusahaan dan organisasi untuk memahami manajemen yang baik dari kepatuhan hukum, kontrak dan normatif.”

 

Mariana Regueira - AHK Argentina

Pengawas Etika dan Kepatuhan di AHK Argentina

Mariana Regueira



“Krisis global telah menunjukkan bahwa risiko korupsi dapat meningkat. Karena itu penting untuk memperkuat langkah-langkah kepatuhan dan menciptakan budaya integritas yang bertujuan untuk mengurangi risiko dan untuk meningkatkan kesadaran akan relevansi untuk mengikuti proses yang transparan. Bisnis yang berkelanjutan mensyaratkan tujuan bisnis diselaraskan dengan nilai integritas yang berkelanjutan.”

 

Marcela Rodríguez - Kolombia

Direktur ZFB Fund, Kolombia

Marcela Rodríguez



“Penggunaan teknologi dan inovasi digital memungkinkan kami melakukan tinjauan dan inspeksi operasi dari jarak jauh, yang menurut saya penting untuk menilai bukan di masa depan, tetapi mengimplementasikannya dalam proses kami saat ini. Teknologi akan sangat penting untuk memastikan bahwa kontrol transparansi terus dilakukan.”

 

Dra. Yolanda Angelina Altamirano Sánchez - Lösung Chokmah, Meksiko

CEO dari Lösung Chokmah, Meksiko

Dra. Yolanda Angelina Altamirano Sánchez


“Mengadopsi budaya integritas dalam bisnis memperkuat garis pertahanan pada masa krisis dan akan membangun pondasi bagi kesejahteraan bersama dimasa depan.”

 

Cornelia Sonnenberg - AHK Chile

Direktur jenderal di ahk chile

Cornelia Sonnenberg
"Kemungkinan luar biasa yang saat ini menyebabkan krisis Covid-19 meningkatkan tantangan dalam mempertahankan integritas dalam pekerjaan organisasi dan perusahaan. Mempertahankan proses yang transparan dan membuat keputusan yang konsisten dengan nilai-nilai organisasi masih sama relevannya dengan di waktu normal. Keadaan ini semakin meningkatkan tanggung jawab manajemen senior dengan kolaborator, pelanggan, dan pemasok."
 

Ana Karen Tirado - Persé, Meksiko

Kordinator Di Persé Meksiko

Ana Karen Tirado



“Pandemik ini merupakan kesempatan bagi kita untuk menjadi pemimpin yang lebih baik, namun diatas semuanya agar kita menjadi manusia yang lebih baik.”

 

Miranda Andamsari - Merck Indonesia

Petugas Kepatuhan Merck Indonesia dan Malaysia, dan anggota Kelompok Penasihat (Indonesia)

Miranda Andamsari

“Selama situasi pandemi, Penting untuk memberikan informasi yang benar dan transparan serta pendidikan yang mendorong semua pihak termasuk bisnis untuk menyadari dan mematuhi pedoman dan protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh otoritas yang berwenang untuk mencegah dan / atau mengurangi penyebaran virus."

 

Dr. Rajesh Chitre - Merck India

Kepala Petugas Kepatuhan di Merck India

Dr. Rajesh Chitre

“Dalam situasi yang bergejolak seperti ini masing-masing dari kita diharapkan untuk mematuhi pedoman yang dikeluarkan oleh pihak berwenang. Bisnis harus memastikan bahwa semua norma yang ditentukan benar-benar dipatuhi. Ini akan menjadi kontribusi besar bagi masyarakat tempat kita tinggal.”

 

Gunawan - Siemens Indonesia

Kepala Kepatuhan di Siemens Indonesia

Gunawan

“Dari perspektif kepatuhan, dalam situasi apa pun, integritas dan bisnis yang bersih harus menjadi prioritas utama kita karena mereka adalah dasar untuk bisnis yang berkelanjutan."

 
Chrysanti Hasibuan-Sedyono


“Kami percaya bahwa advokasi berkelanjutan untuk Integritas sangat penting dalam situasi apa pun termasuk pada saat wabah virus corona ini.”

 

Danang Widoyoko - Transparency International Indonesia

Sekretaris Jendral Transparency International Indonesia

Dangang Widoyoko

“Transparansi memainkan peran penting dalam mengurangi dampak pandemi Covid-19. Transparansi akan memunculkan kepercayaan publik yang kemudian menciptakan partisipasi publik dan ini dapat menghindari efek terburuk dari krisis ini.”

 

Georg Gößwein - PLLOB Compliance GmbH

Pengacara, arbiter independen, mediator, dan mitra pengelola PLLOB Compliance GmbH

Georg Gößwein
"Covid-19 memberikan banyak orang perspektif berbeda tentang kepatuhan dan integritas. Pergeseran dari " kepatuhan diatas kertas" ke arah praktik kepatuhan dan integritas yang menjadi semakin kuat. Namun demikian, situasi khusus ini membuat karyawan menghadapi dilema. Godaan hebatnyanya adalah untuk "kompromi" palsu. Oleh karena itu penting, terutama saat ini, bahwa manajemen puncak dan eksekutif mengkomunikasikan pesan yang jelas terkait kepatuhan dan integritas yang baik dan mereka sendiri bertindak dengan cara yang patut dicontoh. Saat ini karyawan membutuhkan alat sederhana seperti formula untuk kepatuhan yang baik. Alat ini akan berfungsi sebagai kompas yang bermanfaat untuk bertindak dengan integritas dalam lingkungan peraturan yang seringkali rumit. "
 

Dr. Philip Matthey - Traton SE, Jerman

Kepala Tata Kelola, Risiko & Kepatuhan dan Kepala Staf Kepatuhan, Traton SE, Jerman

Philip Matthey


“Covid-19 adalah tantangan bagi semua orang di perusahaan kami. Kolega-kolega kami bekerja dari rumah, beberapa dari mereka hanya bekerja paruh waktu dengan sumber daya terbatas dan tekanan yang meningkat untuk tetap menghasilkan keuntungkan, tidak membuat hidup lebih mudah. Yang lebih penting adalah kami sebagai tim Kepatuhan tetap berhubungan erat dengan kolega kami untuk memberikan dukungan terkait semua masalah kepatuhan. ”

 

Andreas Melon - METRO AG, Jerman

Petugas KEpatuhan, METRO AG, Jerman

Andreas Melon


“Covid-19 membuat kami sebagai perusahaan memikirkan kembali cara kami bekerja. Kendala administratif diturunkan jika perlu, beberapa keputusan harus diambil lebih cepat dan lebih banyak karyawan yang bekerja dari jarak jauh. Kepatuhan harus beradaptasi dengan realitas kerja baru ini dan harus tetap sesuai standarnya. Di saat seperti inilah cara kami memastikan integritas dan kualitas - terhadap pelanggan, karyawan, dan perusahaan kami." 

 

Meinhard Remberg - SMS GmbH, Jerm

Perwakilan Umum SMS GmbH dan Juru Bicara DICO e.V., Jerman

Meinhard Remberg

"Pekerjaan kepatuhan yang efektif juga berkembang pesat dalam komunikasi pribadi yang intensif. Di waktu untuk menjaga jarak dan bekerja dari rumah ini, hal ini terjadi pada tingkat yang sangat terbatas. Petugas kepatuhan harus berhati-hati terutama pada masa ini agar mereka tidak kehilangan kontak dengan karyawan dan dengan bisnis dan risiko bisnis terkait."

 

Yorck Sievers - Jaringan AHK, Jerman

Direktur Kemitraan Global, Jaringan AHK, Jerman

Yorck Sievers



“Menaati kepatuhan harus dilakukan baik di masa normal maupun krisis. Karena jika tidak, kita akan berjuang keras untuk kembali seperti kita sekarang."

 

Pedro G. Gómez Pensado - Forum Ekonomi Dunia

kepala inisiatif Kemitraan Melawan Korupsi, Forum Ekonomi Dunia

Pedro G. Gómez Pensado


“Kecekatan dalam merespons kedaduratan kesehatan tidak perlu bertentangan dengan prinsip-prinsip fundamental transparansi dan tata kelola yang baik”

 

Julia Pilgrim - Kantor PBB Untuk Narkoba dan Kejahatan

Cabang Korupsi dan Cabang Kejahatan Ekonomi di kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan

Julia Pilgrim

“Gangguan global saat ini telah menunjukkan bahwa kepemimpinan yang kuat namun berempati, transparansi, dan komunikasi yang terbuka dan jujur dapat dan memang mendorong kepatuhan dengan penegakan minimum. Pendekatan semacam itu menimbulkan kesadaran kolektif tentang perlunya bertindak dengan cara yang baik untuk semua dan tidak saja bagi individu. Setelah pandemi, pemerintah dan bisnis harus menyadari perlunya membentuk kembali dan memfokuskan kembali pendekatan mereka terhadap etika, kepatuhan dan integritas, dan menangkap peluang untuk menciptakan iklim yang dapat memperkuat kepercayaan, hubungan, dan reputasi.”

 

Barbara Schreiner - Water Integrity Network

Direktur Eksekutif, Water Integrity Network

Julia Pilgrim

“Integritas penting, terutama di masa krisis, terutama di sektor air. Penyampaian layanan dalam kondisi darurat dapat, baik tanpa disadari atau sengaja, membuka pintu bagi korupsi, dan pengurangan praktik akuntabilitas dan transparansi yang mungkin telah dibangun selama bertahun-tahun. Kami menyerukan kepada pemerintah di seluruh dunia untuk memastikan bahwa sektor air menjadi pulau integritas, selama dan setelah krisis ini, mulai hari ini."

 

Pelajari lebih lanjut mengenai contoh-contoh praktik terbaik dari seluruh dunia.

Kolaborasi Transparency International Indonesia

Transparency International Indonesia berkolaborasi bersama dengan organisasi masyarakat sipil mengeluarkan policy brief mengenai rekomendasi kebijakan yang akuntabel dalam menghadapi pandemi Covid-19. Baca lebih lanjut disini!

Daftar German Global Compact Network

Bersama melawan Covid-19! Adalah motto German Global Compact Network yang menyediakan daftar komitmen dalam upaya memerangi pandemik. Silahkan lihat ikhtisar lengkap (dalam bahasa Jerman) disini!

Platform matchmaking leverist.de

Platform matchmaking leverist.de menghubungkan perusahaan dengan kesempatan berbisnis dalam kerjasama pembangunan. Sebagai respon terhadap terjadinya penyebaran Covid-19, platofrm ini kini memperluas dan memasukkan peprmintaan dan penawaran-penawaran dari perusahaan-perusahaan – sepanjang mereka terkait dengan krisis dan pengembangan. Untuk infomrasi lebih lanjut silahkan klik disini!

Platform Pemerintah Meksiko #DenunciaCorrupcionCoronavirus

Korupsi mengalihkan dana yang ditujukkan untuk memerangi pandemi Covid-19. Untuk alasan ini, Pemerintah Meksiko telah menciptakan platform spesial terkait pengaduan terkait korupsi yang diakibatkan oleh Covid-19. Silahkan temukan platform (dalam bahasa Spanyol) disini!

Rekomendasi bagi petugas kepatuhan (AMPEC)

Mitra kami AMPEC mengembangkan rekomendasi spesifik bagi petugas kepatuhan pada masa Covid-19. Bersama, ahli-ahli kepatuhan dapat menjadi penjaga integritas. Baca lebih lanjut (dalam bahasa Spanyol) disini!

Bergabunglah dan bagi kontribusi Anda dengan kami!

Temukan publikasi menarik dari mitra kami mengenai krisis saat ini dan masa lalu.


Water Integrity Network

putting integrity and accountability at the heart of government response to covid-19, especially in the water sector

 
 
PUTTING INTEGRITY AND ACCOUNTABILITY AT THE HEART OF GOVERNMENT RESPONSE TO COVID-19, ESPECIALLY IN THE WATER SECTOR

The FCPA Blog

now is the perfect time to expand the role of compliance officers

 
 
NOW IS THE PERFECT TIME TO EXPAND THE ROLE OF COMPLIANCE OFFICERS

The FCPA Blog

The oecd working group on bribery responds to covid-19 bribery risks

 
 
THE OECD WORKING GROUP ON BRIBERY RESPONDS TO COVID-19 BRIBERY RISKS
 
 
 

 
 

BASEL INSTITUTE ON GOVERNANCE

CORRUPTION IN NATURAL DISASTER SITUATIONS – CAN OUR EXPERIENCES HELP PREVENT CORRUPTION RELATED TO COVID-19?

OECD

Public Integrity for an Effective COVID - 19 Response and Recovery

 
 
PUBLIC INTEGRITY FOR AN EFFECTIVE COVID - 19  RESPONSE AND RECOVERY

BASEL INSTITUTE ON GOVERNANCE

Here today and gone tomorrow? Integrity and anti-corruption in the private sector post covid-19

 
 
 HERE TODAY AND GONE TOMORROW? INTEGRITY AND ANTI-CORRUPTION IN THE PRIVATE SECTOR POST COVID-19
 
 
 

 
 

BASEL INSTITUTE ON GOVERNANCE

Rethinking governance in the times of the COVID-19 pandemic

 
 
RETHINKING GOVERNANCE IN THE TIMES OF THE COVID-19 PANDEMIC

THE GLOBAL ANTICORRUPTION BLOG

Coronavirus and the Corruption Outbreak

CORONAVIRUS AND THE CORRUPTION OUTBREAK

Transparency International

Corruption could cost lives in Latin America’s response to the coronavirus

CORRUPTION COULD COST LIVES IN LATIN AMERICA’S RESPONSE TO THE CORONAVIRUS
 
 
 

 
 

TRANSPARENCY INTERNATIONAL

Corruption and the Coronavirus

 
 
CORRUPTION AND THE CORONAVIRUS

U4 ANTI-CORRUPTION

COrruption in the time of covid-19: a double-threath for low income countries

CORRUPTION IN THE TIME OF COVID-19 : A DOUBLE-THREATH FOR LOW INCOME COUNTRIES

U4 Anti-Corruption

Ebola and corruption: overcoming critical governance challenges in a crisis situation

EBOLA AND CORRUPTION: OVERCOMING CRITICAL GOVERNANCE CHALLENGES IN A CRISIS SITUATION
 
 
 

 
 

unodc

Accountability and the prevention of corruption

CORRUPTION AND THE CORONAVIRUS

U4 Anti-Corruption

Supporting civil society during the covid-19 pandemic

SUPPORTING CIVIL SOCIETY DURING THE COVID-19 PANDEMIC
 
Situs ini menggunakan cookies. Anda dapat membaca lebih jauh mengenai hak-hak Anda dan bagaimana mencegah cookies didalam kebijakan perlindungan data.Schließen